Minggu, 04 April 2010

TUGAS 2 : Komputasi Modern : Ubiquitous (cdma)

Nama : Dhita Dwiputri.R
Npm : 50406194
Kelas : 4IA07
Mata kuliah : Pengantar Komputasi Modern
Materi : Ubiquitous

Penjelasan mengenai ubiquitous


Ubiquitouss adalah sebuah istilah yang artinya “ada di berbagai tempat dalam waktu yang sama”. Sehingga konsep ubiquitous computing, atau ubiquitous network itu mungkin bisa diterjemahkan secara sempit misalnya sebagai kemampuan akses ke sebuah jaringan (internet) di mana saja dan kapan saja. Sekarang orang bisa mengakses dengan mudah dengan alat yang begitu kecil yang biasanya disebut handphone atau telepon genggam. Apa lagi dengan harga yang murah serta pulsa yang terjangkau membuat berbagai kalangan usia memiliki perangkat canggih ini baik anak-anak, orang dewasa maupun orang tua.

Ubiquitous network pada abad 21 akan mengubah dengan cepat paradigma TI dengan mentransformasi industri IT dan bidang lainnya. Bidang seperti elektronika, mobil, pertunjukan, distribusi dan jasa akan berkembang lebih maju dalam operasinya dan akan menciptakan nilai tambah baru. Sebab transformasi ini akan membuka peluang dan meningkatkanpertumbuhan baru untuk industri ini. Pada ubiquitous network akan menawarkan banyak kelebihan sebagai berikut :

1.Ubiquitous network menyediakan jaringan akses pita lebar dengan kemampuan mobilitas.
2.Ubiquitous network memungkinkan untuk dapat berkomunukasi tidak hanya dengan computer tetapi juga mampu berhubungan dengan apapun, telepon bergerak, PDA, mesin game, sistem navigasi kendaraan, TV digital, RFID yang menempel pada obyek, kemera dan sebagainya.
3.Ubiquitous network memungkinkan penggunaan konten tidak hanya berupa data, teks dan gambar. Tetapi juga transmisi gambar animasi, suara dan video.

Solusi yang memuaskan menekan kebutuhan para pemakai dan pemanfaatan platform yang menjamin pertukaran informasi dan implementasi transaksi komersil dengan aman. Ubiquitous network akan berpotensi dalam menciptakan pasar dengan membuat layanan ubiquitous. Berbagai aplikasi dan layanan akan mudah diselengarakan dengan adanya ubiquitous network. Dari sisi perusahaan atau organisasi ubiquitous network berarti mempermudah dalam meningkatkan proses produksi, mempermudah pengelolaan asset dan membina hubungan dengan pelanggan. Bagi perorangan ubiquitous network berarti peningkatan kualitas hidup dan perubahan gaya hidup, ubiquitous network memungkinkan setiap orang dapat melakukan sesuatu secara otomatis, peningkatan keamanan dan peningkatan kualitas kesehatan.

Bagi Indonesia ubiquitous network berarti pemerataan jaringan, penciptaan layanan baru, meningkatkan pendapatan dan kekayaan Negara dan membawa kemakmuran bagi bangsa Indonesia. Ubiquitous network memungkinkan akses jaringan di seluruh pelosok nusantara, masyarakat Indonesia dari sabang sampai merauke dapat berhubungan kapan saja. Kondisi ini tentu memberi dampak pada peningkatan pengetahuan dan cara hidup masyarakat yang pada akhirnya akan memberi peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih luas dan merata.

Ubiquitous pada Mobile Computing (CDMA)

CDMA (code division multiple access) adalah teknologi akses jamak dimana masing-masing user menggunakan code yang unik dalam mengakses kanal yang terdapat dalam sistem.Pada CDMA, sinyal informasi pada transmitter dicoding dan disebar dengan bandwidth sebesar 1.25 MHz (spread spectrum), kemudian pada sisi repeater dilakukan decoding sehingga didapatkan sinyal informasi yang dibutuhkan. Para pakar teknologi telepon seluler sepakat bahwa kecanggihan CDMA jauh melebihi GSM yang sekarang ini banyak dipergunakan oleh operator telepon seluler di Indonesia. CDMA tarifnya akan jauh berada dibawah GSM karena biaya investasinya sangat murah.

Teknologi CDMA pada awalnya dipergunakan dalam komunikasi radio militer Amerika Serikat (AS), mulai tahun 1990 patennya diberikan kepada Qualcomm, Inc. dan dijadikan sebagai standar seluler digital di AS sejak tahun 1993. Oleh karena itu tidak heran jika teknologi ini sangat aman karena tidak dapat digandakan (dikloning). Sehingga teknologi ini sangat cocok bagi kegunaan layanan telepon banking, seperti transfer, cek saldo, dll. GSM yang didukung oleh negara-negara Eropa lebih cepat melejit jumlah pemakainya yang diseluruh dunia pada saat ini sudah mencapai lebih 700 juta. Sementara CDMA jumlah pelanggannya baru mencapai 120 juta. GSM dan CDMA dengan varian awalnya IS-95 A juga muncul pada saat yang bersamaan di awal tahun 90-an tergolong dalam teknologi ponsel generasi ke-2 (2G).

Beberapa keunggulan CDMA-2000 (1X) jika dibandingkan dengan GSM sebagai berikut :
1.Sebagai teknologi militer CDMA sangat tahan terhadap gangguan cuaca dan interferensi, karenanya noise CDMA sangat rendah sehingga menghasilkan kualitas suara yang sangat baik. Bahkan dalam hujan yang sangat lebatpun kualitas suaranya masih dalam batas yang masih dapat ditoleransi.
2.CDMA tidak dapat digandakan (dikloning) karena setiap pelanggan diberikan kode yang berbeda (unik). Kode-kode ini sangat sulit dilacak karena bersifat acak.
3.Daya pancarnya yang sangat rendah (1/100 GSM) memungkinkan hand phone CDMA irit dalam mengonsumsi baterei, sehingga dapat beroperasi lebih lama untuk bicara maupun stand by.
4.Kapasitas pelanggan per BTS CDMA dapat mencapai 6000 (10 kali GSM). Hal ini disebabkan CDMA lebih irit dalam pemakaian frekuensi. Semua BTS CDMA beroperasi pada frekuensi yang sama, sehingga tidak memerlukan penghitungan yang rumit dalam menyusun konfigu-rasinya. Besarnya kapasitas per BTS membuat biaya investasi yang dikeluarkan sangat rendah. Selain itu CDMA-2000 (1X) beroperasi pada spectrum frekuensi 800 MHz. Hal ini akan membuat luas coverage BTS-nya jauh lebih besar dari GSM. Sehingga hanya memerlukan lebih sedikit BTS untuk meng- cover luas yang sama jika dibandingkan dengan GSM.
5.CDMA-2000 (1X) dapat me-ngirim data dengan kecepatan hingga 144 Kbps, sementara GSM 9,6 Kbps. Sehingga dapat mendukung layanan SMS, MMS, main game dan down load data melalui internet.

Dengan memancarkan sekaligus frekuensi 1,25 MHz, dibanding 20-30 KHz di AMPS dan GSM, daya pancar CDMA lebih kuat sehingga ponsel CDMA yang lemah pun tetap akan mendapat sinyal penuh. Karenanya kemungkinan ponsel mengalami drop call atau sambungan terputus ketika bergerak, hampir sama sekali tak terjadi di CDMA dan reuse frekuensi di CDMA tetap dilakukan tanpa memecah-mecah frekuensinya. Selain hal tadi, CDMA juga terbukti memiliki kecepatan transfer data yang tinggi. Dengan kelebihan itu CDMA menawarkan jalur cepat, mudah dan paling murah untuk menuju sistem telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G). CDMA 2000-1X memiliki kemampuan transfer data maksimum sebesar 153 kilobyte per detik (kbps) dengan throughput mobile 60 kbps-80 kbps. Sementara, GPRS yang diandalkan GSM hanya menawarkan transfer data sampai 115 kbps saja dengan throughput mobile 30 kbps-40 kbps. Itu sebabnya CDMA 2000-1X mampu mengakses layanan yang membutuhkan kecepatan transfer data yang tinggi seperti mengirim e-mail dengan lampiran file teks atau gambar berukuran besar.

Selasa, 30 Maret 2010

Tugas 3 PKB : SCRIPT (NASKAH)

Nama : Dhita Dwiputri Rizanur
Npm : 50406194
Kelas : 4IA07
Mata kuliah : Pengantar Kecerdasan Buatan

Script adalah skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame, yaitu merepresentasikan pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dikenal sebagai pengalaman-pengalaman. Perbedaannya, frame menggambarkan objek, sedangkan script menggambarkan urutan peristiwa. Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan slot yang berisi informasi tentang orang, objek, dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa.

Elemen script meliputi :

1. Kondisi input, yaitu kondisi yang harus dipenuhi sebelum terjadi atau berlaku suatu peristiwa dalam script.
2. Track, yaitu variasi yang mungkin terjadi dalam suatu script.
3. Prop, berisi objek-objek pendukung yang digunakan selama peristiwa terjadi.
4. Role, yaitu peran yang dimainkan oleh seseorang dalam peristiwa.
5. Scene, yaitu adegan yang dimainkan yang menjadi bagian dari suatu peristiwa.
6. Hasil, yaitu kondisi yang ada setelah urutan peristiwa dalam script terjadi.

Contoh Script adalah seperti dibawah ini :

Track: Ujian Mandiri Online
Role : peserta, pengawas
Prop : Kwitansi UM, PC(Personal Computer), hasil ujian.

Kondisi Input : Peserta yang tedaftar mengikuti UM.

Scene 1 : Pendaftaran Peserta
- Peserta masuk ke ruangan pendaftaran UM
- Peserta membayar dan mendapat kwitansi sebagai bukti
- Pada hari akna ujian, peserta menyerahkan kwitansi ke bagian penyelenggara UM
- Peserta mendapat nomor PC (tempat duduk)

Scene 2 : Persiapan peserta
- Peserta berdoa terlebih dahulu dan mengingat-ngingat materi

Scene 3 : Persiapan pengawas
- Pengawas menyiapkan PC untuk menginput nomor PC(tempat duduk pserta)
- Pengawas menyiapkan lembar hasil ujian yang kemudian untuk di print

Scene 4 : peserta memasuki ruangan.
- Peserta menyerahkan kwitansi yang terdapat nomor PC(tempat duduk)
- Peserta meletakkan tas ke lemari atau rak di belakang
- Pengawas mencari tempat duduknya sesuai nomor yang telah didapat
- Peserta menginput data (npm dan mata kuliah) di PC
- Peserta menjawab soal di PC

Scene 5 : peserta selesai ujian.
- Peserta meninggalkan PC atau tempat duduk
- Peserta datang ke pengawas
- Pengawas mencetak lembar hasil ujian dan memberikannya kepada peserta
- Peserta mengambil tas dan meninggalkan ruangan

Goal :
1. Peserta merasa kecewa
2. Peserta merasa lega
3. Peserta merasa senang
4. Peserta merasa bersyukur

Rabu, 24 Maret 2010

Tugas 2 Peng.Kecerdasan Buatan (Jaringan Semantik)

Nama : Dhita Dwiputri Rizanur
Npm : 50406194
Kelas : 4IA07
Mata Kuliah : Pengantar Kecerdasan Buatan

Buat jaringan semantic minimal 20 node (buat terlebih dahulu kalimatnya, kemudian gambarkan jaringan semantiknya) !
Kalimat :
1.Dhita mempunyai teman bernama Yuli
2.Dhita adalah perempuan
3.Dhita adalah mahasiswa
4.Dhita pergi ke kampus menggunakan motor berwarna hitam
5.Dhita mempunyai adik bernama Wenty
6.Wenty pernah berlibur ke Jogjakarta
7.Wenty pernah kuliah di Depok
8.Wenty mempunyai rambut berwarna hitam
9.Yuli pernah tinggal di kota Jogjakarta
10.Depok adalah kota yang indah

Gambar jaringan semantik dari kalimat diatas adalah :

Minggu, 21 Maret 2010

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2
Nama : Dhita Dwiputri Rizanur
NPM : 50406194
Kelas : 4IA07

1.George / is cooking / dinner / tonight
subject / verb phrase/ complement / modifier of time
2.Henry and Marcia / have visited / the president
subject / verb phrase / complement
3.We/ eat / lunch /in this restaurant/ today
subject/ verb phrase / complement/ modifier of place/ modifier of time
4.Pat/ should have bought/ gasoline /yesterday
subject/ verb phrase/ complement/ modifier of time
5.Trees/ grow
subject/ verb phrase
6.It/ was raining /at seven o'clock this morning
subject/ verb phrase / modifier of time
7.She/ opened/ her book
subject/ verb phrase/ complement
8.Harry/ is washing / dishes /right now
subject/ verb phrase/ complement/ modifier of time
9.She / opened /her book
subject/ verb phrase/ complement
10.Paul, William, and Mary/ were watching / television/ a few minutes ago
subject/ verb phrase/ complement/ modifier of time

Berikut adalah gambar jaringan semantic dari kalimat-kalimat diatas :

Tugas 1 (Peng.Kecerdasan Buatan) – Logika Proposisi dan Logika Predikat

nama : Dhita Dwiputri Rizanur
npm : 50406194
kelas : 4IA07
mata kuliah : Pengantar Kecerdasan Buatan


Buat representasi knowledge menggunakan logika proposisi dan logika predikat dari pernyataan berikut :
Pernyataan :
1. Karjo adalah seorang laki-laki.
2. Karjo adalah orang Jawa.
3. Karjo lahir pada tahun 1840.
4. Setiap laki-laki pasti akan mati.
5. Semua orang Jawa mati pada saat Krakatau meletus pada tahun 1883.
6. Setiap orang pasti mati setelah hidup lebih dari 150 tahun.
7. Sekarang tahun 2010.
8. Mati berarti tidak hidup.
9. Jika seorang mati maka beberapa tahun kemudian dia pasti dinyatakan telah mati.

jawaban :
Logika Predikat dan Logika Proposisi :
1. Laki-Laki (Karjo)
2. OrangJawa (Karjo)
3. TahunLahir = 1840 –> lahir (Karjo, TahunLahir)
4. ∀x = laki-laki (x) –> mati (x)
5. ∀x =meletus(krakatau,thn 1840)→mati
6. ∀x = orang(x) –> mati (x, lebih (sekarang – TahunLahir)
7. sekarang = 2010
8. mati→ ¬hidup
9. Ǝ x : mati ( x ) → Ǝ x : kemudian ( waktu ( y ) ) → di nyatakan (mati (x) )

Kesimpulan : Karjo Sudah Mati

TUGAS 1 : KOMPUTASI MODERN : Hubungan Komputasi Dengan Kecepatan (meningkatkan kinerja komputasi dengan Parallel Processing)

Nama : Dhita Dwiputri Rizanur
NPM : 50406194
Kelas : 4IA07
Mata Kuliah : Softskil (Pengantar Komputasi Modern)
------------------------------------------------------------------------------------

Paralel prosessing komputasi adalah proses atau pekerjaan komputasi di komputer dengan memakai suatu bahasa pemrograman yang dijalankan secara paralel pada saat bersamaan. Secara umum komputasi paralel diperlukan untuk meningkatkan kecepatan komputasi bila dibandingkan dengan pemakaian komputasi pada komputer tunggal.

Penggunaan komputasi parallel prosessing merupakan pilihan yang cukup handal untuk saat ini untuk pengolahan data yang besar dan banyak, hal ini apabila dibandingkan dengan membeli suatu super komputer yang harganya sangat mahal maka penggunaan komputasi parallel prosessing merupakan pilihan yang sangat tepat untuk pengolahan data tersebut.

Aspek keamanan merupakan suatu aspek penting dalam sistem parallel prosessing komputasi ini, karena didalam sistem akan banyak berkaitan dengan akses data, hak pengguna, keamanan data, keamanan jaringan terhadap peyerangan sesorang atau bahkan virus sehingga akan menghambat kinerja dari system komputasi ini.

Parallel komputasi adalah melakukan perhitungan komputasi dengan menggunakan 2 atau lebih CPU/Processor dalam suatu komputer yang sama atau komputer yang berbeda dimana dalam hal ini setiap instruksi dibagi kedalam beberapa instruksi kemudian dikirim ke processor yang terlibat komputasi dan dilakukan secara bersamaan. Untuk proses pembagian proses komputasi tersebut dilakukan oleh suatu software yang betugas untuk mengatur komputasi dalam hal makalah ini akan digunakan Message Parsing Interface (MPI).

Berikut ini adalah gambar perbedaa antara komputasi tunggal dengan parallel komputasi :

a) komputasi tunggal/serial


b) komputasi parallel


Perbandingan antara serial komputasi dan parallel komputasi

Pada sistem komputasi parallel terdiri dari beberapa unit prosesor dan beberapa unit memori. Ada dua teknik yang berbeda untuk mengakses data di unit memori, yaitu shared memory address dan message passing. Berdasarkan cara mengorganisasikan memori ini komputer paralel dibedakan menjadi shared memory parallel machine dan distributed memory parallel machine.

Prosesor dan memori ini didalam mesin paralel dapat dihubungkan (interkoneksi) secara statis maupun dinamis. Interkoneksi statis umumnya digunakan oleh distributed memory system (sistem memori terdistribusi). Sambungan langsung peer to peer digunakan untuk menghubungkan semua prosesor. Interkoneksi dinamis umumnya menggunakan switch untuk menghubungkan antar prosesor dan memori.

Komunikasi data pada sistem paralel memori terdistribusi, memerlukan alat bantu komunikasi. Alat bantu yang sering digunakan oleh sistem seperti PC Jaringan pada saat ini adalah standar MPI (Message Passing Interface) atau standar PVM (Parallel Virtual Machine)yang keduanya bekerja diatas TCP/IP communication layer. Kedua standar ini memerlukan fungsi remote access agar dapat menjalankan program pada masing-masing unit prosesor.

Salah satu protocol yang dipergunakan pada komputasi parallel adalah Network File System (NFS), NFS adalah protokol yang dapat membagi sumber daya melalui jaringan. NFS dibuat untuk dapat independent dari jenis mesin, jenis sistem operasi, dan jenis protokol transport yang digunakan. Hal ini dilakukan dengan menggunakan RPC. NFS memperbolehkan user yang telah diijinkan untuk mengakses file-file yang berada di

remote host seperti mengakses file yang berada di lokal. Protokol yang digunakan protokol mount menentukan host remote dan jenis file sistem yang akan diakses dan menempatkan di suatu direktori, protokol NFS melakukan I/O pada remote file system. Protokol mount dan protokol NFS bekerja dengan menggunakan RPC dan mengiri dengan protokol TCP dan UDP. Kegunaan dari NFS pada komputasi parallel adalah untuk melakukan sharing data sehingga setiap node slave dapat mengakses program yang sama pada node master.

Software yang diperlukan untuk Parallel komputasi adalah PGI CDK, dimana aplikasi ini telah dilengkapi dengan Cluster Development Kit dimana software ini telah memiliki feature yang lengkap bila ingin melakukan komputasi dengan parallel prosessing karena software ini telah mensupport MPI untuk melakukan perhitungan komputasi.

Kesimpulan :

1. Parallel Komputasi dengan menggunakan PC Cluster merupakan salah satu solusi untuk melakukan komputasi dalam jumlah yang besar, sehingga perlu dilakukan management sistem keamanan yang ada pada PC Cluster tersebut.
2. Solusi PC Cluster dengan menggunakan diskless merupakan salah satu solusi untuk yang aman dalam melakukan parallel komputasi, karena semua data tersimpan pada server master node yang system keamanannya sangat terjaga dan terlindung.
3. Pengamanan Sistem PC Cluster untuk parallel komputasi masih banyak metode yang dapat digunakan, misalkan tcpwraper untuk penanganan service dan hak akses, selain itu juga pengamanan shell dilakukan dengan melakukan setting path-path untuk hak aksesnya, sehingga tidak semua user dapat melakukan proses komputasi.

sumber : www.cert.or.id/~budi/courses/security/…/Report-Deni-Wahyudi.doc

Untuk meningkatkan kecepatan proses komputasi, dapat ditempuh dua cara :
1. peningkatan kecepatan perangkat keras,
2. peningkatan kecepatan perangkat lunak.

Komponen utama perangkat keras komputer adalah processor. Saat ini, peningkatan kecepatan processor benarbenar luar biasa. Processor Pentium 4 yang dikeluarkan Intel kecepatannya sudah mencapai 1.8 GHz. Meskipun kecepatan processor dapat ditingkatkan terus, namun karena keterbatasan materi pembuatnya, tentu ada suatu batas kecepatan yang tak mungkin lagi dapat dilewati. Karena itu timbul ide pembuatan komputer multiprocessor.

Peningkatan kecepatan setiap proses bisa dicapai melalui peningkatan kecepatan perangkat lunak. Kecepatan perangkat lunak sangat ditentukan oleh algoritmanya. Usaha untuk mencari algoritma yang lebih cepat tidaklah
mudah, namun dengan adanya komputer multiprocessor, dapatlah dirancang algoritma yang lebih cepat, yaitu dengan
memparalelkan proses komputasinya. Algoritma paralel saat ini masih sukar diimplementasikan. Untuk mengatasinya dirancanglah mesin paralel semu. Mesin paralel semu ini sebenarnya adalah jaringan komputer yang dikendalikan oleh sebuah perangkat lunak yang mampu mengatur pengalokasian proses-proses komputasi kepada processor-processor yang tersebar dalam jaringan tersebut.

PVM

Parallel Virtual Machine (PVM) PVM adalah suatu perangkat lunak yang mampu mensimulasikan pemrosesan paralel pada jaringan komputer. Saat ini ada dua bahasa pemrograman yang didukung oleh PVM, yaitu FORTRAN dan C. Versi PVM yang paling umum digunakan berbasis UNIX, meskipun ada juga PVM berbasis Windows. Cara kerja PVM adalah dengan membuat (spawning) proses-proses anak yang akan dikirim ke processor-processor yang tersebar di jaringan komputer. Dengan PVM bisa ditentukan berapa jumlah processor yang akan dilibatkan dalam proses komputasi.

Untuk menjumlahkan n buah bilangan, terdapat satu syarat yaitu n adalah bilangan yang merupakan hasil perpangkatan dari 2 (power of 2). Cara kerja algoritma penjumlahan paralel dapat dilihat pada contoh berikut ini.
Pada contoh ini akan dijumlahkan 8 buah data (1+2+…+8). Untuk itu diperlukan 4 buah prosesor.
While loop akan berhenti dieksekusi bila k = 0, berarti bergantung
dari k. Karena pada setiap akhir eksekusi while loop, nilai k akan dibagi 2, maka waktu eksekusinya adalah O (log n). Dengan demikian peningkatan yang diperoleh dengan memparalelkan penjumlahan adalah O(n/log n). Untuk mengimplementasikan algoritma di atas idealnya dibutuhkan n/2 processor. Dengan teknik-teknik pemrograman paralel, algoritma di atas bisa diimplementasikan dengan jumlah processor kurang dari n/2.

Bitonic Sort

Bitonic Sort adalah suatu algoritma pengurutan paralel menggunakan sorting network. Komponen terkecil dari sorting network adalah comparator, yaitu suatu perangkat dengan dua masukan, x dan y, dan dua keluaran, x’ dan y’, di mana x’ = min(x,y) dan y’ = max(x,y).

Dengan menghubungkan sejumlah comparator dengan kabel, dapat dibentuk sebuah comparison network.Sebuah sorting network adalah comparison network di mana untuk sembarang masukan akan menghasilkan keluaran yang terurut menaik (b1≤ b2 ≤ … ≤ bn). Suatu bitonic sequence adalah suatu sequence yang terurut menaik kemudian terurut menurun atau terurut menurun kemudian menaik. Sequence <1,4,6,8,3,2> dan <9,8,3,2,4,6> adalah
contoh bitonic sequence. Suatu half cleaner adalah comparison network dengan kedalaman 1 di mana masukan ke-i akan dibandingkan dengan masukan ke-(i+n/2) untuk i = 1,2,…,n/2. Dengan menggunakan half cleaner dapat dibentuk Bitonic Sorter.
Solusinya adalah T(n) = O(log n). Jadi waktu eksekusi Bitonic Sorter(n) = O(log n). Tahap berikutnya dari pembuatan sorting network tersebut adalah membentuk network yang mampu menggabungkan dua sequence berukuran n/2 yang sudah terurut menaik, menjadi sebuah sequence berukuran n yang terurut menaik. Ini disebut merging network. kesimpulannya, untuk penjumlahan paralel waktu eksekusinya adalah O(log n) sedangkan bitonic sort waktu eksekusinya adalah O(log 2 n).

sumber : ajuarna.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/…/ArtikelEpilog.pdf

TULISAN 1 : PRO DAN KONTRA SITUS PERTEMANAN DI INTERNET (OPINI)

Nama : Dhita Dwiputri Rizanur
NPM : 50406194
Kelas : 4IA07
Mata Kuliah : Softskill (Pengantar Komputasi Modern)
-------------------------------------------------------------------------------------

Pada saat sekarang ini telah banyak bermunculan situs pertemanan. Dahulu, penggunaan situs pertemanan bagi netter (pengguna internet) tidak terlalu bermasalah, karena penggunaannya masih dalam batas kewajaran dalam penggunaannya. Tapi pada saat sekarang ini dengan munculnya berbagai macam situs pertemanan seperti friendster,facebook,twitter,dan lain sebagainya telah menimbulkan pro dan kontra.

situs pertemanan tersebut memiliki sisi positif dan negatif. Hal ini muncul karena telah banyak kalangan yang menyalahgunakan situs pertemanan tersebut. Pada dasarnya, situs-situs pertemanan tersebut digunakan sebagai media tukar informasi, menambah banyak teman, bertemu kembali dengan teman-teman lama, menyambungkan lagi orang-orang yang terpisah jarak agar mereka dapat berinteraksi (dengan kata lain menyambung tali silahturahmi), membantu kita berkenalan dengan orang lain yang kita anggap potensial untuk kehidupan kita, sebagai tempat untuk sharing berbagai macam hal, sebagai tempat untuk mencurahkan perasaan, pikiran atau apapun yang ingin diungkapkan, dan bahkan sekarang telah banyak yang menggunakannya sebagai sarana promosi gratis bagi para pengusaha dan perusahaan untuk mempromosikan produk-produk mereka, sebagai media pengembangan agama, dll.

Selain hal positif diatas, juga terdapat hal-hal negative yang akhirnya menimbulkan pro dan kontra dalam penggunaan situs pertemanan tersebut, diantaranya mencaci maki atau melecehkan seseorang atau pihak tertentu, banyak yang menaruh foto (gambar diri) yang porno sehingga dilihat oleh banyak orang (hal pornografi), memungkinkan gambar, foto, dan film dikirim serta disebarkan secara mudah (penyebaran pornografi), bahkan yang terakhir ini digunakan sebagai sarana untuk melakukan tindakan criminal (mempengaruhi seseorang hingga melakukan pelecehan sexsual), dapat menjadikan penggunanya mengalami kecanduan (merasa terlalu bergantung pada website tersebut. Akibatnya, setiap ada kesempatan, maka hal yang akan dilakukannya adalah mengecek account situs pertemanannya), lebih menyukai untuk berinteraksi dengan teman mereka di dunia maya ketimbang teman mereka di dunia nyata. Bahkan dengan hal-hal negative tersebut, beberapa waktu lalu MUI mengeluarkan fatwa haram penggunaan salah satu situs pertemanan “Facebook”. Dengan segala dampak negative pneggunaan situs pertemanan tersebut maka muncullah pro dan kontra dari berbagai kalangan tentang penyalahgunaan situs tersebut.

Dengan demikian, menggunakan situs pertemanan dengan bijak menjadi syarat utama agar situs pertemanan tersebut tidak akan “mencelakai” diri sendiri ataupun orang lain. Jika situs pertemanan digunakan sebagaimana mestinya maka akan menjadi hal yang bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain atau pihak lain.